Beberapa waktu lalu beredar poster yang mengungkapkan peluncuran smartphone Oneplus 5T yang akan diluncurkan pada 16 November. Meski CEO Oneplus, Pete Lau masih merahasiakan kebenaran tanggal peluncuran tersebut, namun ia mengungkapkan kebenaran adanya kehadiran jack headphone 3.5mm pada ponsel andalannya tersebut.
Pete tidak hanya memastikan kedatangan 5T, ia bahkan juga menyertakan pula sebuah render pada postingan blog yang ia buat. Dalam render tersebut terlihat jelas pada bagian mana jack headphone tersebut akan berada.
Keputusan OnePlus untuk terus menggunakan jack headphone sebagaimana dijelaskan oleh Pete Lau adalah pertama karena Headphone nirkabel murah masih tidak sebaik kabel dan alasan kedua karena ia memberi pengguna kebebasan menggunakan headphone apapun yang diinginkan oleh pengguna tanpa tambahan aksesoris apapun. Ia mengungkapkan bahwa aksesoris merupakan poin yang cukup valid mengingat sekitar 80% pelanggan OnePlus merupakan pengguna kabel headphone.
Kabarnya, OnePlus 5T akan membawa layar besar 6 inchi dengan aspek rasio 18:9 dan membawa sensor sidik jari di belakang. Kabar sebelumnya juga menyebutkan bahwa smartphone anyar tersebut kemungkinan akan membawa sejumlah peningkatan di sisi kameranya. (Tary/Galing)
Droidlime - Selain iPhone X, Apple juga meluncurkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus pada ajang Apple Special Event yang diselenggarakan di Steve Jobs Theatre, Amerika Serikat. Sayangnya dari sisi desain, kedua smartphone tersebut tidak memiliki perubahan dibandingkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Bedanya bagian belakangnya terbuat dari kaca.
Lapisan kaca pada bagian belakang iPhone 8 dan iPhone 8 Plus berfungsi untuk mendukung pengisian daya Qi Wireless Charging sehingga penggunanya tidak perlu lagi mencolokkan kabel ke smartphone dan cukup menaruhnya di tatakan charger yang disebut AirPower. Sementara itu, Apple mengklaim bahwa pengisian nirkabel ini memiliki kemampuan fast charging yang dapat mengisi daya baterai sebanyak 50 persen hanya dalam waktu 30 menit.
Apple memercayakan dapur pacu kedua smartphone ini pada chipset Apple A11 Bionic yang memiliki hexa-core dengan konfigurasi dual-core untuk performa (25 persen lebih cepat dibandingkan A10 Fusion) dan quad-core untuk efisiensi daya (70 persen lebih cepat dinandingkan A10). Sementara GPU yang ditanamkan pun memiliki 3-core, 30 persen lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.
Menariknya CPU A11 BIonic ini mampu menjalankan 6core sekaligus apabila penggunanya sedang membutuhkan performa yang sangat tinggi. Dukungan Augmented Reality pun telah hadir dalam chip ini sehingga membuat penggunanya dapat menjalankan aplikasi dan game Augmented Reality secara realistis pada level yang baru.
Bahkan A11 Bionic ini juga dibekali Core ML yang memungkinkan developer dapat mengntegrasikan machine learning ke dalam aplikasi. Dengan hal tersebut, membuat A11 Bionic mampu mendukung pengalaman Augmented Reality (AR) dan game 3D dengan sangat realistis.
Untuk ukuran layarnya, iPhone 8 hadir dengan ukuran 4,7 inci beresolusi 1.334 x 750 piksel dan iPhone 8 Plus hadir dengan ukuran 5,5 inci beresolusi 1.920 x 1.080 piksel. Sementara itu, kedua smartphone ini sama-sama mempunyai layar berteknologi Retina HD Display, IPS LCD, True Tone, wide-color, dan mendukung 3D Touch.
Soal fotografi, iPhone 8 dibekali dengan kamera utama beresolusi 12 MP dengan aperture f/2.2 serta 5x digital zoom. Sedangkan iPhone 8 Plus dilengkapi dengan dual-camera utama12 MP lensa wide-angle aperture f/1.8 dan 12 MP lensa telephoto aperture f/2.8 dengan total 10x digital zoom. Dukungan OIS, quad-LED True Tone flash, Hybrid IR filter, Auto HDR, lensa kristal safir, dan noise reduction juga telah hadir pada kamera kedua smartphone ini sehingga membuat penggunanya dapat menghasilkan foto lebih bagus.
Dual-camera utama milik iPhone 8 Plus sendiri dibekali dengan fitur Portrait mode yang memungkinkan penggunanya dapat mengambil foto berefek bokeh (background blur) dengan instan serta Portrait Lighting yang bisa mengidentifikasi subjek wajah dengan mengatur tone warna agar tampil lebih baik. Hasil jepretannya seolah seperti dipercantik efek lighting di studio foto.
iPhone 8 dan iPhone 8 Plus juga dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 7 MP plus Retina Flash, aperture f/2.2, wide-color, dan Auto HDR yang dapat menghasilkan foto selfie maupun wefie dengan baik. Tak ketinggalan, kemampuan tahan air telah hadir dalam kedua smartphone ini. Bahkan karena desainnya yang sama dengan iPhone 7 dan 7 Plus maka tombol Touch ID dengan sensor fingerprint masih ada di bagian depannya.
Kedua smartphone ini juga memiliki dua pilihan penyimpanan internal yang terdiri dari 64 GB atau 256 GB. Nantinya pre-order iPhone 8 dan iPhone 8 Plus akan dimulai 15 September 2017, namun penjualan resminya baru dimulai 22 September 2017. Untuk harganya, iPhone 8 akan dimulai dari US$699 atau sekitar Rp9,2 jutaan dan iPhone 8 Plus akan dimulai dari US$799 atau sekitar Rp10,9 jutaan.
KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, tersebar kabar yang mengklaim bahwa Qualcomm bakal meluncurkan chipset Snapdragon 836 menjelang akhir tahun 2017. Chipset tersebut digadang-gadang bakal hadir dengan sejumlah peningkatan dari Snapdragon 835.
Sudah berharap bakal melihat Snapdragon 836 di tahun ini? Jika iya, sebaiknya buang dulu pikiran tersebut. Menurut seorang sumber yang mengaku mengetahui rencana Qualcomm, perusahaan tersebut ternyata tidak memiliki rencana untuk merilis Snapdragon 836 tahun ini.
Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Phone Arena, Rabu (6/9/2017), Snapdragon 836 sempat disebut-sebut akan jadi otak pemrosesan Google Pixel 2, Pixel 2 XL, hingga Xiaomi Mi Mix 2. Namun hal itu tampaknya tak akan terwujud.
Jika benar Qualcomm sama sekali tidak mengeluarkan chipset kelas atas di tahun 2017 ini, pilihan tertinggi yang ada hanyalah Snapdragon 835. Bisa jadi Google Pixel 2 dan Pixel XL justru akan memakai chipset tersebut.
Qualcomm pun digadang-gadang akan tetap merilis chipset baru di penghujung tahun 2017 ini. Meski begtu, kemungkinan besar chipset tersebut ditujukan untuk smartphone kelas menengah ke bawah, alias bukan kelas atas.
Qualcomm sendiri masih belum angkat suara seputar kabar tersebut. Namun, mengingat tidak ada keluhan terhadap Snapdragon 835, tampaknya Qualcomm memang belum akan merilis chipset kelas atas baru.
Intel telah meluncurkan generasi ke-8 dari prosesor Core U-Series yang bisa digunakan MacBook Apple masa depan. Cip terbaru ini diklaim bisa meningkatkan produktivitas komputasi hingga 40 persen, terutama pada laptop dan perangkat 2-in-1.
Prosesor dengan kode nama Coffee Lake ini membawa beberapa perbaikan dari generasi sebelumnya (Kaby Lake) yang saat ini digunakan jajaran laptop terbaru Apple, seperti MacBook Pro. Demikian dilansir 9to5mac, Senin (21/8/2017).
Kelebihan yang paling menonjol adalah produktivitas hingga 40 persen lebih besar dibandingkan prosesor generasi ke-7. Oleh karena itu Coffee Lake bisa memutar video 4K dengan durasi hingga 10 jam dan menyunting foto hingga 48 persen lebih cepat.
Salah satu fitur baru yang memberikan manfaat besar adalah Turbo Boost Technology 2.0yang secara dinamis meningkatkan frekuensi prosesor sesuai dengankebutuhan. Ia memanfaatkan ruang kepala termal dan kekuatan saat beroperasi di bawah batas yang ditentukan.
Kecepatan clock dasar dari prosesor jauh lebih rendah dari cip generasi sebelumnya (1,8 dan 1,9GHz untuk dua cip i7 baru), namun teknologi penguat turbo 2.0 ini memungkinkan cipset menjadi lebih kuat dan lebih efisien.
Processor Intel Core generasi ke-8 seri U memiliki 4 tipe dengan tingkat clock paling rendah hingga teratas: Core i5-8250U, Core i5-8350U, Core i7-8550U, serta Core i7-8650U. Keempatnya sama-sama menggunakan empat inti serta delapan thread dengan tingkat clock mulai 3,4GHz hingga 4,2GHz.
Intel belum mengonfirmasi berapa harga yang pantas untuk prosesor terbarunya tersebut. Namun saat ini sudah beredar bocoran harga antara Coffee Lake dan Kaby Lake. Berikut perbandingan harga yang diambil dari laman VideoCardz.
Intel mengatakan perangkat pertama yang menggunakan prosesor gen i7/i5 ke-8 baru akan tiba mulai bulan depan pada acara IFA 2017 di Berlin. Tetapi jangan terlalu berharap melihat MacBook mengadopsi cip baru tersebut begitu cepat.
Belum ada kabar apakah Apple akan menggunakan cip gen ke-8 ini atau tidak. Bisa jadi hanya MacBook varian tertentu saja yang akan diperbarui dengan cip tersebut.
Bagaimanapun, tidak mungkin Apple menawarkan MacBook dengan RAM 32GB jika nantinya menggunakan cip gen ke-8. Pasalnya, mereka masih menggunakan LPDDR3 bukan LPDDR4.
Bisa jadi ini akan menjadi alasan Apple untuk tak menggunakan generasi ke-8 ini dan menunggu prosesor generasi selanjutnya, generasi ke-9, terutama untuk MacBook Pro.
Beberapa waktu lalu, seperti dinukil The Verge, Intel juga membocorkan sendiri nama dan teknologi yang akan digunakan untuk membuat prosesor generasi ke-9. Prosesor itu disebut-sebut akan membawa nama Ice Lake.
Bocoran mengenai prosesor terbaru ini dimuat dalam kode nama decoder dalam situs resmi Intel. Di dalamnya disematkan keterangan bahwa prosesor Ice Lake merupakan keluarga terbaru yang dibuat memanfaatkan teknologi FinFet berbasis 10nm+.
Tak ada keterangan lebih lanjut mengenai prosesor bernama Ice Lake itu. Intel hanya memastikan bahwa prosesor itu benar ada dan menggunakan teknologi pemrosesan baru yang masih dirahasiakan.
Sekadar informasi, selama ini Intel belum pernah meluncurkan prosesor yang menggunakan teknologi FinFet berbasis 10nm. Sedangkan tanda plus yang disematkan pada belakang teknologi tersebut menandai generasi kedua atau setidaknya generasi penerus teknologi terdahulu.
Prosesor pertama Intel yang menggunakan teknologi 10nm memiliki kode nama Cannon Lake. Meski demikian, perusahaan raksasa belum mengungkap detil atau meluncurkan Cannon Lake ke publik.
Langkah Intel membocorkan keberadaan Ice Lake jadi memicu sedikit kebingungan. Pasalnya, bila menilik keterangan yang ada, maka Coffee Lake 14 nm dan Cannon Lake 10 nm merupakan prosesor yang paling dekat meluncur.
Namun karena Ice Lake merupakan generasi ke-9, maka posisi Coffee Lake dan Cannon Lake jadi tidak jelas, apakah akan menjadi generasi ke-8 atau bukan.
Walau pengembangannya telah dikonfirmasi, Ice Lake kemungkinan baru akan diluncurkan paling cepat pada 2019.